Selamat datang
KIMIA UNSUR
Di Multimedia Pembelajaran Interaktif
BELAJAR PRAKTIS :
Klik tombol masukuntuk memulai pembelajaran
KIMIA-SMA-KELAS 12
MENU UTAMA
PETUNJUK
1. Berdoalah sebelum belajar
2. Catatlah poin penting pada materi
3. Klik masuk pada halaman depan
untuk memulai pembelajaran
4. Gunakan tombol navigasi
Panah kekiri : kembali
Panah kekanan : lanjut
Strip 3 : Menu utama
Home : Halaman depan
KOMPETENSI DASAR
3.7. Menganalisis kelimpahan, kecenderungan sifat fisika dan
kimia, manfaat, dan proses pembuatan unsur-unsur golongan
utama (gas mulia, halogen, alkali, dan alkali tanah)
4.7 .Menyajikan data hasil penelusuran informasi sifat dan
pembuatan unsur-unsur golongan utama (halogen, alkali, dan
alkali tanah)
3.8 .Menganalisis kelimpahan, kecenderungan sifat fisika dan
kimia, manfaat, dan proses pembuatan unsur-unsur periode 3
dan golongan transisi (periode 4)
4.8 . Menyajikan data hasil penelusuran informasi sifat dan
pembuatan unsur-unsur Periode 3 dan unsur golongan transisi
(periode 4)
MATERI
GOLONGAN IIA ALKALI TANAH
TABEL PERIODIK UNSUR
GOLONGAN VIIIA GAS MULIA
GOLONGAN VIIA HALOGEN
GOLONGAN IA ALKALI
PERIODE 3
VIDEO PEMBELAJARAN
PERIODE 4
TABEL PERIODIK UNSUR
Golongan VIIIA
GAS MULIA
Unsur-unsur golongan VIIIA yang terdiri dari helium (He), neon (Ne),
argon (Ar), kripton (Kr), xenon (Xe), dan radon (Rn) disebut gas mulia.
Disebut demikian karena pada suhu ruang wujudnya gas dan sifatnya
sangat stabil (sukar bereaksi). Oleh karena sifatnya yang stabil, di alam
gas mulia ditemukan dalam bentuk monoatomik (atom tunggal).
Unsur-unsur gas mulia memiliki titik leleh dan titik didih yang sangat
rendah. Titik didihnya hanya beberapa derajat Celcius di atas titik
lelehnya. Titik leleh dan titik didih meningkat dari He ke Rn.
Semua unsur gas mulia, kecuali radon, dapat ditemukan di udara pada
atmosfer.
2
He
10
Ne
18
Ar
36
Kr
54
Xe
86
Rn
Helium mempunyai berbagai sifat unik seperti titik
didih rendah, kepadatan rendah, kelarutan rendah,
konduktivitas termal tinggi, dan tidak reaktif.
Neon adalah gas mulia paling ringan kedua setelah
helium. Ia bersinar dengan warna oranye kemerahan
dalam tabung lucutan vakum. Ia memiliki lebih dari
40 kali lipat kapasitas pendinginan (per satuan
volume) dari helium cair dan tiga kali lipat dari
hidrogen cair.
2
He
10
Ne
Argon memiliki kelarutan dalam air yang kurang
lebih sama dengan oksigen, dan 2,5 kali lebih
mudah larut dalam air daripada nitrogen.
Argon tak berwarna, tak berbau dan tidak mudah
terbakar serta tidak beracun dalam kondisi
padat, cair, maupun gas.
Pada kondisi normal, kripton bersifat tidak
berwarna dan tidak berbau. Namun, apabila
diletakkan pada medan listrik bertegangan
tinggi, kripton akan memancarkan cahaya
berwarna putih.
18
Ar
36
Kr
Xenon adalah gas berat yang langka dan tidak
berbau. Gas ini bersifat tidak reaktif pada sebagian
besar bahan kimia. Xenon akan memancarkan
cahaya berwarna biru saat berada pada medan listrik
bertegangan tinggi.
54
Xe
86
Rn
Radon tidak berwarna, tapi apabila didinginkan
hingga membeku (padat), radon akan berwarna
kuning, sedangkan radon berwujud cair akan
berwarna oranye kemerahan. Meskipun kegunaan
radon sebagai radioterapi kanker, apabila gas ini
terhisap cukup banyak, justru akan menimbulkan
penyakit kanker paru-paru.
Golongan VIIA
HALOGEN
Halogen adalah unsur-unsur golongan VIIA yang terdiri dari fluorin (F), klorin (Cl),
bromin (Br), iodin (I), dan astatin (At).
Nama “halogen” berasal dari bahasa Yunani yang artinya pembentuk garam, karena
unsur-unsur halogen dapat bereaksi dengan unsur-unsur logam membentuk
senyawa-senyawa garam.
Di alam, unsur-unsur halogen ditemukan dalam bentuk molekul unsur diatomik F2, Cl2,
Br2, dan I2.
Titik leleh dan titik didih halogen meningkat seiring dengan kenaikan nomor atomnya
(semakin ke bawah).
Pada suhu kamar, fluorin dan klorin berwujud gas, bromin berwujud zat cair yang
mudah menguap, sedangkan iodin berwujud padatan yang mudah menyublim.
Fluorin berwarna kuning muda, klorin berwarna kuning kebijauan, bromin berwarna
merah kecoklatan, iodin padat berwarna hitam, sedangkan uap iodin berwarna ungu.
Semua halogen berbau menusuk dan bersifat racun.
Halogen merupakan kelompok unsur nonlogam yang paling reaktif.
Daya oksidasi halogen dari F2ke I2semakin berkurang; sebaliknya, daya reduksi ion
halida dari Fke Isemakin bertambah. Oleh karena itu, halogen yang berada lebih
atas dalam sistem periodik dapat mengoksidasi halida yang di bawahnya, namun
tidak berlaku sebaliknya.
9
F
17
Cl
35
Br
53
I
85
At
Fluorin memiliki fase gas, titik didih dan titik leleh
rendah, memiliki elektronegativitas tinggi, sangat
reaktif dan merupakan oksidator kuat Fluorin (F)
adalah salah satu unsur dari golongan halogen.
Fluorin dalam suhu ruang memiliki fase gas (gas
F2) berwarna hijau pucat
Klorin memiliki sifat korosifnya, dan bentuk yang
paling umum adalah gas klorin. Gas klorin larut
dalam air dan membentuk asam hipoklorit, yang
merupakan bahan kimia kolam yang efektif.
9
F
17
Cl
Bromin memiliki keelektronegatifan lebih kecil dari
florin dan klorin, dan karenanya ion bromida dapat
dioksidasi menjadi bromin oleh florin dan klorin.
Iod adalah padatan berkilauan berwarna hitam kebiru-
biruan, menguap pada suhu kamar menjadi gas ungu
biru dengan bau menyengat. Iod membentuk senyawa
dengan banyak unsur, tapi tidak sereaktif halogen
lainnya, yang kemudian menggeser iodida. Iod
menunjukkan sifat-sifat menyerupai logam.
35
Br
53
I
Astatin adalah sebuah unsur yang sangat
radioaktif; semua isotopnya memiliki waktu paruh
8,1 jam atau kurang, meluruh menjadi isotop
astatin lainnya, bismut, polonium, atau radon.
Sebagian besar isotopnya sangat tidak stabil,
dengan waktu paruh satu detik atau kurang.
85
At
Golongan IA
ALKALI
Logam alkali adalah unsur-unsur golongan IA kecuali hidrogen (H), antara
lain litium (Li), natrium (Na), kalium (K), rubidium (Rb), sesium (Cs), dan
fransium (Fr).
Disebut alkali karena dapat bereaksi dengan air membentuk senyawa
hidroksida yang bersifat alkali atau basa.
Logam alkali merupakan golongan logam yang paling reaktif, sehingga
selalu ditemukan di alam dalam bentuk senyawanya.
Kereaktifannya meningkat dari Li ke Fr. Senyawa-senyawa logam alkali
umumnya mudah larut dalam air.
Logam-logam alkali bersifat lunak, ringan, dan mempunyai titik leleh dan
titik didih yang relatif rendah.
Unsur logam alkali dapat diidentifikasi dengan uji nyala di mana masing-
masing unsur akan memberikan warna yang khas; Li: merah, Na: kuning,
K: ungu muda, Rb: ungu, dan Cs: biru.
1
H
3
Li
11
Na
55
Cs
87
Fr
37
Rb
19
K
Pada suhu dan tekanan standar, hidrogen tidak
berwarna, tidak berbau, bersifat non-logam,
bervalensi tunggal, dan merupakan gas
diatomik yang sangat gampang terbakar.
Logam alkali lunak berwarna putih keperakan. Di
bawah kondisi standar, ini adalah logam paling
ringan sekaligus unsur padat yang paling ringan.
Seperti semua logam alkali, litium sangat reaktif
dan mudah terbakar, serta disimpan dalam
minyak mineral.
1
H
3
Li
Sifat fisis unsur natrium adalah berwujud padat,
berwarna putih-perak. Sifat kimia unsur natrium
adalah dapat bereaksi dengan udara dan bereaksi
dengan air sehingga membebaskan gas hidrogen.
Kalium berbentuk logam lunak berwarna putih
keperakan dan termasuk golongan alkali tanah.
Kalium teroksidasi dengan sangat cepat dengan
udara, sangat reaktif terutama dalam air, dan
secara kimiawi memiliki sifat yang mirip dengan
natrium. Dalam bahasa Inggris, kalium disebut
potassium.
11
Na
19
K
Rubidium adalah logam yang sangat lembut,
ulet, dan berwarna putih keperakan. Ia
merupakan logam alkali stabil yang paling
elektropositif kedua dan meleleh pada suhu 393
°C (739 °F). Seperti logam alkali lainnya, logam
rubidium bereaksi hebat dengan air.
Sesium memiliki sifat fisik dan kimia yang mirip
dengan rubidium dan kalium. Ia bersifat piroforik
dan bereaksi dengan air bahkan pada suhu −116
°C (−177 °F).
55
Cs
37
Rb
Fransium berupa atom yang terdiri dari unsur-unsur
radioaktif yang terurai. Elemen kimia ini bisa
diekstraksi dari bijih radioaktif seperti Thorite dan
Uraninite. Hal ini dikarenakan baik keduanya memiliki
kandungan jumlah unsur yang kecil.
87
Fr
Golongan II
ALKALI TANAH
Logam alkali tanah adalah unsur-unsur golongan IIA yang terdiri dari
berilium (Be), magnesium (Mg), kalsium (Ca), stronsium (Sr), barium
(Ba), dan radium (Ra).
Logam alkali tanah juga dapat bereaksi dengan air membentuk basa,
tetapi lebih lemah dari logam alkali.
Logam alkali tanah juga tergolong logam reaktif, namun kereaktifannya
kurang jika dibanding dengan logam alkali seperiode.
Selain itu, senyawa dari logam alkali tanah umumnya sukar larut dalam
air dan banyak ditemukan di bawah tanah atau dalam bebatuan di kerak
bumi.
Identifikasi unsur logam alkali tanah dengan uji nyala akan memberikan
warna khas; Be: putih, Mg: putih, kalsium: jingga, Sr: merah, dan Ba:
hijau.
4
Be
12
Mg
20
Ca
56
Ba
88
Ra
38
Sr
Berilium adalah logam berwarna abu-abu-baja
yang keras dan rapuh pada suhu kamar dan
memiliki struktur kristal heksagonal tetal-rapat. Ia
memiliki kekakuan yang luar biasa (modulus
Young 287 GPa) dan titik lebur 1287 °C. Modulus
elastisitas berilium kira-kira 50% lebih besar
daripada baja.
Magnesium murni mempunyai ciri
fisik berwarna putih keperakan, termasuk logam
dengan berat ringan yang hanya 2/3 dari berat
logam aluminium. Magnesium mempunyai
densitas sebesar 1.738 g·cm−3, titik lebur
sekitar 923 K (650 °C, 1202 °F), titik didih 1363
K (1090 °C, 1994 °F)
4
Be
12
Mg
Logam kalsium melebur pada suhu 842 °C
dan mendidih pada suhu 1494 °C; nilai-nilai
ini lebih tinggi daripada magnesium dan
stronsium, logam golongan 2 yang
berdekatan dengannya.
Stronsium adalah logam lunak yang
berwarna perak kekuningan. Unsur ini
sangat reaktif dan bisa membentuk lapisan
oksida yang gelap jika terkena udara.
20
Ca
38
Sr
Barium adalah logam lunak putih keperakan,
dengan sedikit nuansa emas saat ultra murni.
56
Ba
88
Ra Radium murni adalah logam volatil yang berwarna putih
keperakan, meskipun kongenernya yang lebih ringan
seperti kalsium, stronsium, dan barium memiliki sedikit
warna kuning. Rona ini dengan cepat menghilang saat
terpapar udara, menghasilkan lapisan hitam yang mungkin
merupakan radium nitrida (Ra3N2).
PERIODE 3
Unsur-unsur periode ketiga terdiri dari logam (natrium, magnesium, dan
aluminium), metaloid (silikon), dan nonlogam (fosforus, sulfur, klorin, dan argon).
Kecenderungan sifat unsur-unsur periode ketiga dari kiri ke kanan, yaitu:
Jari-jari atom berkurang
Energi ionisasi cenderung bertambah
Keelektronegatifan bertambah, di mana unsur paling elektronegatif terletak
pada golongan VIIA
Sifat logam berkurang dan sifat nonlogam bertambah
Daya oksidasi bertambah dan daya reduksi berkurang, di mana oksidator
terkuat adalah F2dan reduktor terkuat adalah Na
Titik leleh naik secara bertahap dari Na sampai Si (tertinggi) kemudian turun
secara drastic
Struktur molekul
Na, Mg, Al: kristal logam; Si: molekul kovalen raksasa; P4, S8: molekul
poliatomik; Cl2: molekul diatomik; dan Ar: monoatomik.
Sifat asam bertambah dan sifat basa berkurang
PERIODE 4
Unsur-unsur transisi periode keempat terdiri dari skandium (Sc), titanium (Ti),
vanadium (V), kromium (Cr), mangan (Mn), besi (Fe), kobalt (Co), nikel (Ni),
tembaga (Cu), dan seng (Zn).
Semua unsur tersebut merupakan unsur logam yang bersifat reduktor dengan
titik leleh dan titik didih yang umumnya relatif tinggi.
Selain itu, unsur-unsur transisi umumnya memiliki beberapa bilangan oksidasi
dan dapat membentuk ion kompleks dan senyawa kompleks.
Pada umumnya unsur-unsur transisi periode keempat di alam terdapat dalam
bentuk senyawanya, kecuali tembaga yang terdapat dalam bentuk unsur bebas
maupun senyawanya.
Unsur-unsur transisi maupun senyawanya umumnya dapat berfungsi sebagai
katalis reaksi-reaksi kimia dalam tubuh makhluk hidup ataupun dalam industri.
Senyawa-senyawa unsur-unsur transisi tersebut umumnya berwarna, kecuali
senyawa dari Sc3+, Ti4+, dan Zn2+
Sc Ti V Cr Mn Fe Co Ni Cu Zn
WARNA NYALA ALKALI
WARNA NYALA
WARNA NYALA ALKALI TANAH
VIDEO PEMBELAJARAN
Petunjuk Evaluasi
1. Jumlah soal sebanyak 5
2. Pilihlah Jawaban yang paling tepat !
3. Waktu mengejakan 30 menit
4. Semoga sukses
1Beberapa kegunaan unsur/senyawa
berikut ini
A. Bahan baku pupuk
B. Peralatan masak
C. Bahan baku semen
D. Menetralisir asam lambung
E. Pembentuk tulang
Kegunaan unsur kalsium atau senyawanya
terdapat dalam nomor
A. 3 dan 4
c. 2 dan 3
D. 1 dan 2
E. 1 dan4B. 3 dan 5
BENAR
SALAH
Di antara sifat berikut yang bukan merupakan
sifat logam alkali adalah
BENAR
SALAH
2
A. Terdapat di alam dalam keadaan bebas
B. Persenyawaannya mudah larut dalam air.
C. Sangat lunak sehingga mudah diiris dengan pisau
D. Unsur-unsur yang sangat reaktif.
E. Reduktor air yang sangat baik.
3Pernyataan berikut yang tidak sesuai dengan
keadaan gas mulia adalah …
C. Semua gas mulia tidak dapat dibuat senyawa.
B. Energi ionisasinya terbesar dalam periodenya.
A. Di alam selalu dalam keadaan bebas.
E. Semakin besar nomor atom semakin reaktif.
D. Semua elektron gas mulia sudah berpasangan.
BENAR
SALAH
4Berikut ini adalah beberapa sifat unsur
1.Memiliki titik leleh tinggi
2.Bukan konduktor listrik yang baik.
3.Memiliki titik didih rendah.
4.Memiliki beberapa bilangan oksidasi.
Sifat yang dimiliki unsur transisi adalah
C. 1 dan 4
B. 3 dan 4
A. 1dan 2D. 1 dan 3
E. 2 dan 4
BENAR
SALAH
5Dalam proses pengolahan alumunium terdapat dua
kali proses, yakni
C. Pemekatan dan pemurnian bauksit.
B. Pemurnian bauksit dan peleburan alumina.
A. Peleburan untuk mereduksi bijih besi dan pemurnian bauksit.
D. Peleburan alumina dan peleburan bijih besi.
.
E. Pemekatan dan peleburan alumina.
BENAR
SALAH
REFERENSI
https://www.studiobelajar.com/kimia-unsur/
https://www.quipper.com/id/blog/mapel/kimia/yuk-pelajari-5-contoh-soal-kimia-kelas-
12-dan-pembahasannya-dari-materi-kimia-unsur-ini/
https://wanibesak.wordpress.com/2011/08/22/logam-alkali/
http://klikbelajar.com/umum/logam-alkali/
http://rumushitung.com/2014/04/13/sifat-logam-alkali-kegunaannya/
http://budisma.net/2015/03/pengertian-ciri-dan-sifat-kalsium.html
http://www.studiobelajar.com/gas-mulia/
http://rumushitung.com/2015/02/12/sifat-sifat-unsur-transisi/
http://abdulkholiskimia.blogspot.co.id/2012/11/unsur-transisi.html
http://www.belajarkimiapintar.com/2016/09/pembahasan-soal-soal-kimia-unsur-
bagian_73.html
http://www.bukupaket.com/2015/11/materi-pelajaran-kimia-sma-semester-12.html
http://hisham.id/2015/12/soal-dan-pembahasan-kimia-unsur-pilihan-ganda-tingkat-
sma.html
http://www.belajarkimiapintar.com/2015/12/soal-soal-dan-pembahasan-kimia-12-
ipamia.html
https://www.youtube.com/watch?v=9zflBpNe0-c
AUTHOR
Nama : Ratna Susilaningsih, S.Si, Gr
Alamat : Kutoarjo Purworejo Jawa Tengah